IDENTITAS DAN POLITIK PERGERAKAN

 Politik yang hidup, bergerak, dan membumi

Dibangun dari kerja nyata, solidaritas, dan keberpihakan tegas pada kepentingan rakyat. Lahir sebagai kekuatan politik rakyat yang berangkat dari kesadaran kolektif untuk mengembalikan kedaulatan politik ke tangan rakyat. Berakar pada nilai keberanian, kejujuran, dan keadilan, partai ini berdiri di luar arus politik status quo, menolak praktik kekuasaan yang menindas dan menjauh dari kehendak rakyat.

  • Identitas jasmani Partai mencerminkan nasionalisme berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagai wujud bela negara dan penjaga persatuan bangsa.
  • Identitas rohani Partai mencerminkan religiusitas yang membentuk moral, kepekaan sosial, dan tanggung jawab kebangsaan.

Kedua identitas tersebut menyatu sebagai jati diri Partai yang membangun kekuatan intelektual dan moral untuk tindakan benar, baik, dan adil.

Politik identitas Partai ini berhaluan NASIONALIS-RELIGIUS moderat yang inklusif, berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika, untuk mewujudkan masyarakat beradab, demokratis, taat hukum, dan menghargai HAM.

LAMBANG/SIMBOL VISUAL IDEOLOGIS PARTAI GERAKAN PERUBAHAN

Yang mempresentasikan nilai, ideologi, dan tujuan partai, serta memperkuat citra, reputasi, visi, dan misi politik

Ilustrasi dinamis dan modern pada logo atau lambang ini merupakan perpaduan elegan dan minimalis antara warna, bentuk, dan tipografi, yang masing-masing memiliki makna dan mencerminkan karakter serta tujuan Partai. Lambang Partai ini melambangkan simbol pertahanan bagi gerakan perubahan yang cepat, tepat, dan saling mengawal, mencerminkan perlindungan, cinta, dan kepercayaan yang kuat secara emosional. Simbol ini juga menandai tanggung jawab besar untuk menghadirkan kejelasan dan manfaat bagi generasi mendatang, serta menjadi panduan menuju peradaban baru Indonesia dari yang kurang baik menjadi baik, dan dari yang baik menjadi lebih baik.

Lambang partai politik ini akan menjadi identitas nasional bagi Partai Gerakan Perubahan untuk memunculkan perilaku kepercayaan, keyakinan tentang kepercayaan, timbal balik aktual, polarisasi politik, dan untuk memperluas persepsi publik. Dijadikan sebuah perwakilan untuk mengekspresikan ideologi partai kepada pendukung, pemilih, dan masyarakat melalui simbul visual politik. Identitas visual ini dirancang untuk menciptakan citra organisasi politik, yang menunjukan karakter organisasi politik secara keseluruhan dan jelas, yang akan memuat dan membawa pesan yang diabstraksikan dari visi dan misi sebuah partai politik harapan rakyat.

Para Pendiri Partai Gerakan Perubahan telah mengilustrasikan melalui tulisan dan gambar dalam sebuah lambang atau logo yang memiliki arti dan memberi kesan atas perubahan kehidupan manusia yang dinamis, perkembangan, dan transformasi sesuatu proses perubahan yang kurang baik menjadi baik, dan yang baik menjadi lebih baik, agar kita berjalan seiring bukan digiring, agar kita saling mengawal bukan saling menguasai, dan agar kita saling memahami bukan mencaci-maki.

Lambang dan tanda gambar yang melambangkan perlindungan, cinta dan kasih sayang sebuah ikatan yang lebih kuat membuka diri secara emosional, dan mengindikasikan sesuatu kepercayaan dalam hidup, dan menjadikan magnet dalam sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara dengan hati, menjadikan kesempatan terbuka dan tindakan nyata bagi setiap agen perubahan dalam pelaksanaan yang terencana dan terarah dengan pemanfaatan teknologi tanpa batas, yang berbanding lurus dengan budaya dan ekosistem masyarakat.

WARNA VISUAL

Memiliki unsur dua elemen warna yang paling dasar dan sederhana, Hitam dan Putih.

 Hitam melambangkan kekuatan, ketegasan, dan keteguhan hati. Warna ini juga mencerminkan wibawa, keberanian, dan kebijaksanaan dalam menghadapi rintangan. Secara visual, hitam merupakan perpaduan seluruh warna yang melambangkan kesatuan, kesuburan, dan regenerasi. Selain itu, hitam menggambarkan disiplin, solidaritas, serta perlawanan terhadap penindasan, menegaskan konsistensi dan persatuan rakyat dalam perjuangan yang kokoh dan berdaulat.

Putih
melambangkan kesucian, kejujuran, dan kemurnian niat. Warna ini mencerminkan hati yang bersih, tekad tulus, dan politik yang jujur. Putih juga menjadi simbol ketulusan perjuangan, keadilan yang netral, serta transparansi dan keterbukaan. Selain itu, warna putih menandakan sikap anti-korupsi, kolusi, dan nepotisme, sekaligus melambangkan persatuan, optimisme, dan harapan baru. Putih menjadi cahaya moral yang menuntun langkah politik lahir dari hati bersih dan menjadikan partai sebagai penjaga nurani bangsa.

BENTUK VISUAL

LINGKARAN

Melambangkan kesempurnaan, kekuatan, dan persatuan yang tiada awal dan akhir, berpusat pada Tuhan Yang Maha Esa.

Melambangkan kesempurnaan, kekuatan, dan persatuan yang tiada awal dan akhir, berpusat pada Tuhan Yang Maha Esa. Bentuknya mencerminkan kebulatan tekad, persatuan, dan keadilan, sekaligus kontinuitas perjuangan tanpa henti. Secara psikologis, lingkaran memberi rasa nyaman, inklusif, dan melindungi, menjadi representasi ideologi teguh untuk persatuan rakyat, kebulatan hati, serta arah perjuangan menuju perubahan dan kesejahteraan bangsa.

SAPU LIDI ‘SAFERA”

Meski sederhana, mengajarkan bahwa kekuatan lahir dari persatuan: satu lidi mudah dipatahkan, tetapi sapu lidi yang terikat akan kokoh dan bermanfaat.

Kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat melambangkan jiwa kerakyatan dan gotong royong. Digunakan untuk membersihkan, sapu ini menjadi simbol tekad Partai membersihkan bangsa dari praktik yang merugikan. Dinamakan “SAPU SAFERA”, mengingatkan bahwa dengan persatuan rakyat, bangsa ini tak akan pernah terkalahkan. Filosofis unsur hurup dari SAFERA diantaranya: S untuk Solidaritas, A untuk Amanah, F untuk Futuristik, E untuk Etika, R untuk Reformasi, dan A untuk Aman.

PITA DWIWARNA

Melambangkan keterbukaan, kesinambungan, dan ikatan yang menyatukan perbedaan menjadi kekuatan.

Dwiwarna, seperti merah-putih pada bendera Indonesia, menjadi metafora “ikat penguat” yang menjaga persatuan melalui nilai, prinsip, dan cita-cita bersama, sementara hitam-putih menandai keseimbangan antara benar-salah dan terang-gelap. Bentuk ini bukan sekadar hiasan, tetapi perekat perjuangan yang memperkuat kebersamaan dan kesatuan, membangun kekuatan politik yang kokoh, sebagaimana sapu lidi hanya berarti jika diikat

SEGI LIMA

Mengingatkan pada lima sila Pancasila sebagai dasar negera Indonesia, menegaskan perjuangan bangsa berakar pada ideologi dan prinsip persatuan.

Lima sisi melambangkan keseimbangan unsur hidup serta perisai hak dasar rakyat—politik, ekonomi, sosial, budaya, dan spiritual—serta arah kekuatan dari berbagai wilayah bangsa yang bertemu pada satu titik kedaulatan: keadilan dan kesejahteraan. Secara historis dan religius, lima bentuk segi lima mencerminkan perjuangan politik yang dibingkai nilai spiritual, disiplin, dan konsistensi, sekaligus mewakili lima medan juang bangsa: pendidikan, ekonomi, politik, budaya, dan moral.

TIPOGRAFI

TULISAN TIGA KATA DALAM FRASA “PARTAI GERAKAN PERUBAHAN”

Selain bentuk dan karakter tulisannya, menandakan nama dan organisasi kepartaian ini. Frase tulisannya memiliki arti dan makna yang melambangkan denyut kolektif dari jiwa-jiwa yang menolak diam, lahir dari kegelisahan terhadap ketidakadilan dan stagnasi, serta tekad bersama untuk mengganti yang usang dengan yang lebih luhur.

 Ia mempersatukan individu menjadi barisan yang berani bertindak, menumbuhkan harapan, dan menyalakan transformasi menuju masyarakat yang lebih adil, bermartabat, dan manusiawi. Sebagai perpaduan ide dan aksi, Gerakan Perubahan menggeser sejarah yang beku ke masa depan penuh kemungkinan, semangat kebangkitan, dan perjuangan bersama untuk kedaulatan rakyat.